Global Promote - URL Submissions and Website Translations
Google

"MULUTMU HARIMAUMU!"

Apakah Anda sudah menerapkan tips karet-gelang yang Saya bagikan 10 hari yang lalu? Bagaimana tangan Anda? Masih banyak tanda merahnya?

Prinsip ke-Tujuh – Merubah Pilihan Kata-kata Anda

Setelah Anda menerapkan tips karet-gelang tersebut dan benar-benar secara disiplin mempraktekkannya untuk mengontrol pikiran Anda, maka selanjutnya adalah memusatkan perhatian Anda pada “kata” atau “kalimat” yang Anda gunakan pada saat berbicara (baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain).

Kata dan kalimat yang Anda pilih dalam percakapan sehari-hari, sangat berpengaruh terhadap kondisi nyata internal dan eksternal Anda. Kata-kata memiliki pengaruh yang luar biasa. seperti sebuah bumerang, apapun yang Anda katakan, pasti akan kembali kepada diri Anda. Oleh karena itu, sangat penting sekali untuk memilih kata-kata yang baik.

Lihat contoh nyata berikut;

Marshall Thurber, seorang rekan bisnis dari sebuah agen real estate di San Fransisco, berbagi pengalaman tentang bagaimana dia mentransformasikan kinerja perusahaannya secara luar biasa.

Pada setiap miting rutin, Marshall Thurber membacakan sebuah bagian dari buku tentang kehidupan Rolling Thunder, seorang ahli pengobatan tradisional Indian.

Berikut kata-kata asli dari buku tersebut;

“People have to be responsible for their thoughts,
so they have to learn to control them. It may not be easy,
but it can be done. First of all, if we don’t want to
think certain things we don’t have to say them.
We don’t have to eat everything we see,
and we don’t have to say everything we think.
So we begin by watching our words and
speaking with good purpose only.”


Terjemahan bebasnya;

“Setiap orang harus bertanggung-jawab terhadap apa
yang mereka pikirkan, supaya mereka memiliki kontrol
atas pikirannya sendiri. Yang utama adalah; jika kita tidak mau
berfikir tentang sesuatu, maka kita tidak harus mengatakannya.
Kita tidak harus memakan semua yang kita lihat,
dan kita tidak harus mengatakan apa yang kita pikirkan.
Jadi, kita mulai dengan memperhatikan kata-kata
yang kita gunakan, dan hanya berbicara
dengan tujuan yang baik saja”.


Setelah membaca kutipan diatas, semua orang pada perusahaan Marshall Thurber sepakat hanya berbicara untuk tujuan baik saja. Mereka juga membuat peraturan yang mengharuskan mereka membayar denda sebesar US $2, setiap kali mereka melanggar aturan tersebut. Setiap akhir bulan, uang denda yang terkumpul akan disumbangkan kepada yayasan amal.

Hasilnya? Kinerja di perusahaannya meningkat secara luar biasa.

Saya mengajak Anda untuk mencontoh apa yang dilakukan oleh Marshall Thurber dan karyawan2nya. Mulai sekarang, perhatikan baik2 setiap “kata” yang keluar dari mulut Anda. Berbicaralah yang baik2 dan untuk tujuan baik saja. Jika tidak, lebih baik diam saja.
Dan jika Anda melanggar aturan tersebut, bayar denda dengan memasukkan sejumlah uang (Rp 10 ribu, Rp 20 ribu, terserah Anda) kedalam celengan. Kemudian setiap akhir bulan, sumbangkan uang tersebut ke mesjid, gereja, yayasan sosial, dlsbnya.

Lihat sendiri, bagaimana hasilnya dalam hidup Anda.

Selamat mencoba,

Yoki P. Soufyan
0811-84 6189
yoki@highervalues.net
www.highervalues.net

Tidak ada komentar:

Suara Anda

 "Gratis..!! daftarkan blog anda dan promosikan "/>
Kunjungan

Capunk Design | Elque 2007